+62-61 822 6013 info@radoriza.com
+62-61 822 6013 info@radoriza.com

Jawa Tengah – Festival Payung Indonesia

Jawa Tengah – Festival Payung Indonesia

Tradisi payung Indonesia dieksplorasi hingga batas batas terjauhnya pada Jawa Tengah – Festival Payung Indonesia yang akan digelar 20 Agustus hingga 18 September ini merupakan ajang termeriah yang mana penuh dengan payung yang berwarna warni. Memampilkan para maestro pengrajin dari desa payung Indonesia, pameran lukisan payung, rajut payung kreatif, fashion wastra nusantara hingga bazar seni payung.

Jawa Tengah – Festival Payung Indonesia
Jawa Tengah – Festival Payung Indonesia

Karya instalasi dan arsitektur bercitra payung, menghiasi arena festival dan memindahkannya kehebohan di instagram dan sosial media.

Dipamerkan secara reguler delegasi tradisi payung dari beberapa negara Asia : Thailand, Jepang, Brunei, Malaysia dan Cina. Dibawah tema Sepayung Indonesia, pertunjukan ikonik dari para maestro tari ditampilkan bersamaan dengan karya kontemporer seniman muda.

Payung Indonesia
Payung Indonesia

Keberagaman di Indonesia adalah anugerah. Selaras dengan dengan kehidupan alam yang penuh warna. Layaknya seperti keindahan pelangi dengan ragam warnanya. Selaras dengan ciptaanNya di dunia ini yang penuh keberagaman. Keberagaman itu fitrah. Indonesia yang terdiri dari 34 provinsi, 1.128 suku bangsa, 742 bahasa daerah, adalah suatu fakta. Sayang, akhir-akhir ini perjalanan anak bangsa mengalami ancaman ruang toleransi dalam menerima perbedaan dalam keberagaman. Perjalanan kehidupan pluralisme seperti anak muda yang terus berubah-ubah. Ia sulit mengerti.

Dalam Festival Payung Indonesia (FPI), kita merajut bersama rasa persatuan dan kebersatuan bangsa, menghargai perbedaan dalam keberagaman, berteduh bersama di bawah Payung Indonesia — Pancasila.

Pameran 127 Payung Rajut, karya perajut dari berbagai kota di Indonesia: Lhokseumawe, Medan, Lampung, Tangerang, Depok, Sukabumi, Purwokerto, Kudus, Malang, Semarang, Yogyakarta, Magelang, Madiun, Bali, Surabaya, Jakarta, Boyolali, Pati, Sukoharjo, Makassar, Klaten, dan Pacitan. Merepresentasikan keberagarnan Festival Payung Indonesia. Merajut kreativitas berbagai daerah dalam kebersamaan.

Pameran fotografi payung yang terdapat pada relief candi zaman kiasik (Hindu-Budha) di Indonesia. Merupakan bukti arkeologis bahwa payung sudah ada di masa lalu. Bahwa payung telah hadir dalam kehidupan sehari-hari masyarakat nusantara masa lalu. Juga pameran fotografi keberadaan payung di zaman kolonial Belanda, menunjukkan bukti bahwa di era kolonial telah hadir industri kerakyatan kerajinan payung.

Informasi Festival Payung Indonesia

20 Agustus – 8 September 2018
Jawa Tengah
+62-24 354 6001 / +62-24 355 7647
budpar@jatengprov.go.id
www.central-java-tourism.com

1 Response

Leave a Reply

Butuh bantuan ? pilih tujuan chat dan buat pertanyaan

Chat with us on WhatsApp