+62 812 6052 6601 [email protected]

Login

Sign Up

After creating an account, you'll be able to track your payment status, track the confirmation and you can also rate the tour after you finished the tour.
Username*
Password*
Confirm Password*
First Name*
Last Name*
Email*
Phone*
Country*
* Creating an account means you're okay with our Terms of Service and Privacy Statement.

Already a member?

Login
+62 812 6052 6601 [email protected]

Login

Sign Up

After creating an account, you'll be able to track your payment status, track the confirmation and you can also rate the tour after you finished the tour.
Username*
Password*
Confirm Password*
First Name*
Last Name*
Email*
Phone*
Country*
* Creating an account means you're okay with our Terms of Service and Privacy Statement.

Already a member?

Login

Jember Fashion Carnaval

Jember Fashion Carnaval

Jember Fashion Carnaval (JFC) merupakan jawaban benua kepulauan terhadap festival dunia, baik Rio Carnaval, Nothing Hill dan Venesia. Fashion Extravagansa yang ditampilkannya sepanjang lebih dari tiga kilometer, menyebabkan kota tenang Jember di Jawa Timur, masuk dalam peta kota karnaval dunia.

Acara berlangsung empat hari dengan kategori anak, beragam adat, pameran dan konvension fashion.

Dirintis oleh Dynand Fariz, seorang seniman dan pendidik yang menginspirasi munculnya gelombang karnaval di berbagai kota di Indonesia.

Jember Fashion Carnaval
Jember Fashion Carnaval

Sejarah

Berawal Dari Maraknya Group Reoog Ponorogo yang memadati jalan raya protokol kota di saat arak-arakan budaya HUT kota Jember maupun perayaan kemerdekaan yang selalu menarik perhatian warga tiap Tahun. Sehingga terciptalah ide pemikiran sebuah parade dengan jalan kaki dengan menggenakan kostum yang menarik, meriah, warna cerah serta berumbai-rumbai khalayak seniman reyog tetapi memiliki khas sendiri pada identitas kota Jember.

Reog sendiri adalah salah satu kesenian budaya yang berasal dari Jawa Timur bagian barat-laut.  Ponorogo dianggap sebagai kota asal Reog yang sebenarnya. Gerbang kota Ponorogo dihiasi oleh sosok warok dan gemblak, dua sosok yang ikut tampil pada saat reog dipertunjukkan. Reog adalah salah satu budaya daerah di Indonesia yang masih sangat kental dengan hal-hal yang berbau mistik dan ilmu kebatinan yang kuat.

Pada saat tahun 2001 menjadi awal dari Jember Festival Carnaval, dimana ide konsepnyanya tidak jauh beda dengan Arak-arakan sebelumnya. Maka dari itu bentuk kostum dari JFC selalu menyerupai Reog dimana pada saat itu juga terdapat acara serupa.

Seperti festival kostum di negara-negara di benua Amerika. Bahkan hingga saat ini puluhan group Reog di kota Jember masih berpartisipasi dan mendukung kegiatan JFC tiap tahun, begitu pula selalu ada desain kostum pada JFC yang mengusung tentang seni reog.

Pemerintah mengharapkan JFC menjadi cikal bakal karnaval di kota-kota lain, seharusnya karnaval busana itu digelar di Jakarta atau kota-kota besar lainnya. Pun, pada tingkat internasional, agar JFC bisa tampil di Asian Games 2018 dengan beragam busana dari masing-masing daerah di Indonesia.

JFC 2018
JFC 2018

Informasi Jember Fashion Carnaval

7 – 12 Agustus 2018
Jember
+62-31 853 1814 / +62-31 853 1816
[email protected]

Leave a Reply

 

Text Widget

Nulla vitae elit libero, a pharetra augue. Nulla vitae elit libero, a pharetra augue. Nulla vitae elit libero, a pharetra augue. Donec sed odio dui. Etiam porta sem malesuada.

Komentar Terbaru